144 Awardee Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LAZISMU 2026 Ikuti Orientasi Mahasiswa Baru SiberMu

Sebanyak 144 penerima Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LAZISMU Tahun 2026 mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) pada Sabtu(26/9) melalui metode hybrid (luring dan daring via Zoom). Kegiatan orientasi ini menjadi bagian dari rangkaian awal perjalanan akademik para penerima beasiswa.

Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA), LazisMu PP Muhammadiyah, Biro Pengembangan Organisasi (BPO) PP Muhammadiyah, dan Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu). Melalui program ini, dengan pendanaan beasiswa penuh dari LazisMu PP Muhammadiyah, diharapkan para karyawan kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah/Aisyiyah (PWM/PWA) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah/Aisyiyah (PDM/PDA) mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia Persyarikatan.

Hadir pada acara Orientasi ini sekaligus memberikan sambutan dari Sekretaris PP Muhammadiyah: Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., Ketua LAZISMU PP Muhammadiyah: Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR., Ketua BPO PP Muhammadiyah: Dr. Punang Amaripuja, S.E., S.T., M.I.T., Rektor Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu): Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T., serta Direktur Utama MSA: Muhammad Taufiqurrachman, S.E., M.Sc.

Rektor Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu), Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T., menyampaikan bahwa SiberMu merancang pendidikan secara fleksibel tanpa batas ruang dan waktu. SiberMu juga memadukan metode sinkronus (tatap maya secara real-time dengan dosen pengampu) dan asinkronus melalui Learning Management System (LMS). Menurutnya, model pendidikan tersebut memungkinkan proses pembelajaran berjalan beriringan dengan aktivitas karyawan di lingkungan Persyarikatan.

Rektor Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu), Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T.

“Mahasiswa kuliah di tengah pekerjaan dan bahkan disinergikan dengan aktivitas pekerjaannya. Tentu, insyaAllah, akan memberikan dampak yang besar bagi pengembangan Muhammadiyah,” jelas Bambang Riyanta.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama MSA, Muhammad Taufiqurrachman, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa sebanyak 144 orang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa dari total 197 pendaftar yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 112 penerima merupakan laki-laki dan 32 perempuan. Penerima termuda berusia 18 tahun yang berasal dari Riau, sedangkan penerima tertua berusia 59 tahun dari Morowali.

Direktur Utama MSA, Muhammad Taufiqurrachman, S.E., M.Sc.

“Tentu kita bangga, 144 penerima ini insyaallah menjadi mesin penggerak yang luar biasa, yang mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus berkontribusi bagi perkembangan Muhammadiyah,” ujar Muhammad Taufiqurrachman.

Ketua BPO PP Muhammadiyah, Dr. Punang Amaripuja, S.E., S.T., M.I.T.,  menyampaikan bahwa Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LAZISMU 2026 merupakan program perdana yang berawal dari pelatihan bagi penggerak Persyarikatan. 

Ketua BPO PP Muhammadiyah, Dr. Punang Amaripuja, S.E., S.T., M.I.T.

“Berawal dari Pelatihan Penggerak Persyarikatan, untuk memperluas dan menguatkan Persyarikatan, kita mengadakan Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan bagi para karyawan kantor Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat Wilayah dan Daerah,” jelas Punang. 

Punang juga menyampaikan apresiasi kepada LAZISMU PP Muhammadiyah yang telah mendukung pembiayaan beasiswa secara penuh. Apresiasi turut disampaikan kepada MSA yang telah mengelola program dan melaksanakan proses seleksi dengan berbagai pertimbangan yang ketat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen Persyarikatan yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan. 

Ketua LAZISMU PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR., ikut menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi terobosan baru sekaligus alternatif dalam meningkatkan tata kelola Persyarikatan, baik di tingkat wilayah maupun daerah.

Ketua LAZISMU PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR.

“Atas nama LAZISMU PP Muhammadiyah, kami turut bahagia dan bangga bisa berpartisipasi dalam kolaborasi kebaikan ini bersama BPO, MSA, dan SiberMu. Mudah-mudahan program ini bisa memberikan dampak nyata dan real dalam upaya penguatan kapasitas organisasi, umat, dan bangsa.” ujar Ahmad Imam Mujaddid Rais.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan amanatnya, bahwa Muhammadiyah telah mengalami banyak perubahan dibandingkan beberapa puluh tahun lalu. Sehingga perubahan tersebut menuntut peningkatan kapasitas sumber daya manusia, seiring dengan kebutuhan dan tantangan organisasi yang terus berkembang. 

Ia mencontohkan pada perkembangan pengelolaan data di lingkungan Muhammadiyah yang dahulu dilakukan secara manual, kini telah didukung oleh sistem digital seperti MASA (Muhammadiyah Super App). Sehingga, menurutnya, perlu sumber daya manusia yang terus memperbarui pengetahuan dan kompetensinya untuk mendorong Muhammadiyah menjadi organisasi yang maju, profesional, dan modern.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.

“Dunia terus berubah, Persyarikatan juga terus berubah. Karena itu, kita membutuhkan SDM yang terus memperbarui pengetahuan dan ilmunya. Kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM di Persyarikatan,” ujar Muhammad Sayuti.

Orientasi ini menjadi langkah awal perjalanan akademik bagi para penerima beasiswa di SiberMu. Pendidikan yang ditempuh harapannya dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta menguatkan kompetensi sebagai penggerak Persyarikatan Muhammadiyah di masa depan.

Awardee Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LAZISMU Tahun 2026 mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu)