Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Aladin Syariah pada Selasa (14/10). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro, Yogyakarta. Kerja sama ini mencakup penyaluran bantuan dana pendidikan Bank Aladin Syariah kepada MSA.
Pada sambutannya, Direktur MSA, Ahmad Romadhoni, menyatakan bahwa program ini diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat Master. Program ini juga menjadi wujud peran MSA dalam memperluas akses pendidikan.

“MSA hadir untuk menjembatani dan mengelola dana untuk mensupport pendidikan di Indonesia,” kata Dhoni.
Ia menambahkan, hingga saat ini MSA telah mengelola dana kurang lebih sebesar 7 miliar rupiah. Dana itu berasal dari beberapa stakeholder yang mengamanahkan kepada MSA untuk penyaluran beasiswa atau bantuan dana pendidikan.
Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, menegaskan komitmen kerja sama dengan Muhammadiyah untuk 3 tahun ke depan. Salah satu fokus kerja sama tersebut berupa dukungan bidang pendidikan.

“Untuk tahun ini dengan MSA kita baru ada PKS, namun ada beberapa hal yang bisa kita sinergikan ke depan,” ungkap Koko.
Koko juga mengungkapkan bahwa Bank Aladin Syariah siap untuk bekerjasama dengan MSA dalam merancang program-program strategis lainnya ke depan. Ia berharap, program ini dapat membantu meringankan beban studi dan mendukung pengabdian para mahasiswa.
Selaras dengan hal itu, Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya antara Bank Aladin Syariah dan PP Muhammadiyah.

“Komitmen ini perlu kita apresiasi dalam rangka menyediakan ruang bagi kader bangsa untuk maju,” katanya.
Sayuti juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan Muhammadiyah bersifat berkelanjutan dan murni tanpa motif politik. Kerja sama ini, lanjutnya, sepenuhnya bertujuan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berintegritas.


