beasiswa muhammadiyah

Muhammadiyah Dorong Penggerak Persyarikatan Melalui Beasiswa S-1 di Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu)

Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) bersama LazisMu PP Muhammadiyah, Biro Pengembangan Organisasi (BPO) PP Muhammadiyah, dan Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) memperkenalkan Program Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LazisMu 2026 daring melalui Zoom kepada seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Indonesia, Sabtu (22/8). Program beasiswa ini ditujukan bagi karyawan kantor di PWM dan PDM di seluruh Indonesia.

Hadir pada sosialisasi tersebut Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. (Sekretaris PP Muhammadiyah), Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR. (Ketua LazisMu PP Muhammadiyah), Dr. Punang Amaripuja, S.E., S.T., M.I.T. (Ketua BPO PP Muhammadiyah), Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T. (Rektor SiberMu), dan Dr. Eng. Muhammad Kunta Biddinika, S.T., M.Eng. (Direktur Eksekutif Bidang Beasiswa MSA).

Punang Amaripuja menyampaikan bahwa program ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari program Pelatihan Penggerak Persyarikatan yang telah berjalan di beberapa wilayah Indonesia. Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada karyawan kantor PWM dan PDM untuk menempuh pendidikan S-1 full Online di Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu).

Skema full online atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) memungkinkan penerima beasiswa tetap menjalankan pekerjaan di kantor masing-masing selama kuliah. Konten perkuliahan pada program ini akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan tata kelola kantor persyarikatan. Dengan demikian, pembelajaran tersebut dapat memberikan kontribusi yang lebih relevan terhadap kebutuhan pengelolaan organisasi Muhammadiyah.

“Kita menyiapkan beasiswa ini dengan dukungan dari LazisMu PP Muhammadiyah, MSA, dan PP Muhammadiyah agar setiap kantor persyarikatan memiliki mindset yang sama dalam mengembangkan organisasi,” jelas Punang.

Bambang Riyanta turut menambahkan bahwa proses perkuliahan di SiberMu menggunakan modus tunggal PJJ dengan memanfaatkan teknologi digital. Pembelajaran dirancang fleksibel tanpa batas ruang dan waktu, memadukan metode sinkronus (tatap maya secara real-time dengan dosen pengampu) dan asinkronus melalui Learning Management System (LMS). SiberMu sendiri memiliki enam program studi jenjang S-1, yaitu PJJ Informatika, PJJ Sistem Informasi, PJJ Administrasi Kesehatan, PJJ Hukum, PJJ Manajemen, dan PJJ Akuntansi.

Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T. (Rektor Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu))

“Ini sinergi yang sangat bagus dalam internal Muhammadiyah untuk mengembangkan Muhammadiyah dalam sisi sumber daya manusia sekaligus organisasi dalam berbagai tingkatan,” ucap Bambang.

Selain itu, Ahmad Imam Mujaddid Rais juga menyebut program ini sebagai terobosan baru untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas karyawan kantor persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya kantor Persyarikatan merupakan salah satu pusat penggerak organisasi. Sehingga, penting seorang karyawan kantor Muhammadiyah memiliki latar belakang pendidikan yang dapat berkontribusi pada upaya pengembangan persyarikatan. Rais juga menilai skema pendidikan jarak jauh menjadi solusi bagi karyawan yang memiliki keterbatasan waktu, usia, maupun kesempatan untuk mengikuti pendidikan tinggi secara konvensional.

Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR. (Ketua LazisMu PP Muhammadiyah)

“Tidak seperti program LazisMu yang lain, beasiswa ini kami berikan secara penuh sehingga para penerima dapat menuntaskan pendidikan sampai selesai tanpa khawatir terhenti di tengah jalan karena keterbatasan pembiayaan,” ujarnya.

PP Muhammadiyah juga mendukung program beasiswa ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia Persyarikatan. Menurut Muhammad Sayuti, mewujudkan organisasi yang maju, profesional, modern membutuhkan pegawai yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang terus berkembang.

Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. (Sekretaris PP Muhammadiyah)

“Program ini adalah investasi penting untuk masa depan Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan-tantangan baru. Sekolah ke mana saja, lalu kembalilah ke Muhammadiyah,” ucap Sayuti.

Muhammad Kunta Biddinika, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PP Muhammadiyah dan LAZISMU PP Muhammadiyah kepada MSA dalam pelaksanaan program ini. Ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan program ini secara optimal sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya Persyarikatan dan Bangsa.

Dr. Eng. Muhammad Kunta Biddinika, S.T., M.Eng. (Direktur Eksekutif Bidang Beasiswa MSA)

Melalui kolaborasi ini, Muhammadiyah mendorong karyawan kantor PWM dan PDM untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalnya. Sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola persyarikatan.

Peserta Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Penggerak Persyarikatan MSA-LAZISMU 2026